Friday, September 26, 2008
KPI larang banci untuk tampil di TV ?? ga salah apa ya ?? Saya lupa kapan, pokoknya waktu itu saya liat di TV ONE acara "Apa Kabar Indonesia?" disitu ada psikolog anak yang secara menggebu-gebu menjelaskan dampak negatif tayangan banci ketika ditonton oleh anak-anak, mungkin si Ibu ini trauma kalau2 anaknya ikut2an jadi banci kali ya? Pokoknya dalam dialog tersebut dipaparkan seberapa besar dampak negatif yang akan terjadi terhadap anak" apabila TV" terus menayangkan sosok banci.Sejak KPI mengeluarkan larangan bagi para banci, terasa jelas tayangan di TV sekarang memang sudah mengurangi kadar penampilan para banci ini. Nah, gimana buat para artis yang memang born to be banci ?? ini sama aja seperti KPI menghentikan mata pencaharian seseorang. Pertanyaan yang muncul adalah, Kenapa baru sekarang merasa terusik.? Perasaaan fenomena ini sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Kemana aja dong selama ini ?? maen ama banci ??
Anehnya masih banyak yang musti disaring oleh KPI daripada para banci ini. Kadang" bosen juga ngeliat gimana kasus RYAN ditayangkan secara mendetail, nah pernah ga terpikirkan sama pihak KPI kalau tayangan tersebut sebenarnya menghimbau anak" untuk meniru sang RYAN kalau mau pada terkenal. Toh lumayan kalian bisa masuk TV, dikenal orang, dicatat di sejarah buku kriminil indonesia. Makanya tayangan" seperti buser dkk itulah yang sebenernya harus disaring bukanya banci nyanyi"!
Intinya takutan mana, anak anda jadi banci apa psikopat ??
Kayaknya bangsa Indonesia harus dibantu berpikir logis daripada kritis deh.